Tips Aman Bertransaksi di Gadget/PC Anda

User ID, Password, dan MPIN Anda adalah SANGAT RAHASIA!

Jangan berikan ke siapapun termasuk kepada karyawan CIMB Niaga atau pihak ketiga yang mengaku memiliki kerjasama dengan CIMB Niaga.
Kami tidak pernah meminta Anda untuk melakukan update data personal Anda atau memberikan User ID, Password dan MPIN melalui email, telp, sms, surat atau pemberian hadiah/ undian.


Masih seputar keamanan transaksi perbankan Anda. Mari simak informasi dan cara mengamankan komputer dan gadget Anda dari penipuan di dunia maya.
Apa saja kejahatan yang sering dilakukan di dunia maya dan penipuan online itu?

  • Malware – program ‘jahat’ yang saat ini umumnya disebarkan melalui e-mail yang menarik perhatian para pengguna untuk meng-klik tautan atau mengakses alamat website yang berisi program jahat seperti ZeuS dan SpyEye yang kemudian akan menginfeksi komputer atau gadget pengguna.
  • Phishing – e-mail yang mendorong atau memancing pengguna untuk membocorkan informasi rahasia seperti kredensial keamanan perbankan pengguna (password, pin, dsb.)

Kedua ancaman tersebut sering disampaikan menggunakan e-mail palsu yang seakan-akan datang dari sumber yang terpercaya.

Bagaimana cara menghindari atau mencegah Malware dan Phishing?

  1. Pastikan sistem operasi (Operating System/OS) dan software Anti virus atau Anti Malware yang ada pada komputer atau gadget ter-update secara berkala.
  2. Unduh (download) aplikasi hanya dari situs yang terpercaya. Pastikan Anda juga membaca ulasan dan detil aplikasi tersebut.
  3. Gunakan password yang sulit ditebak dan gunakan antivirus dengan versi terbaru pada computer atau gadget Anda.
  4. Matikan Bluetooth atau Wi-Fi perangkat Anda terutama di tempat umum jika tidak digunakan.
  5. Lengkapi komputer atau gadget Anda dengan aplikasi sekuriti yang sesuai.
  6. Tidak sembarangan memasukkan informasi pribadi ke dalam website yang tidak Anda kenal.

Lebih dari itu, ikuti langkah-langkah berikut ketika Anda bertransaksi dengan CIMB Clicks:

  1. Bila Anda mencurigai tampilan yang tidak biasa atau perubahan langkah transaksi, hentikan transaksi Anda dan hubungi 14041. Kami tidak pernah melakukan perubahan yang mempengaruhi susunan verifikasi serta transaksi Anda tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  1. Selalu akses CIMB Clicks dengan mengetik cimbclicks.co.id , dan tidak melalui tautan (link).
  1. Situs CIMB Clicks menggunakan fitur SSL web certificate dimana Anda akan melihat simbol gembok ditampilkan di alamat situs yang otentik.
  1. CIMB Niaga tidak pernah menanyakan data-data rahasia seperti PIN, kata sandi, dan lain sebagainya melalui telepon atau email.
  1. Perhatikan fitur Secure Word yaitu frase rahasia yang Anda ciptakan pada saat registrasi CIMB Clicks. Hanya situs otentik CIMB Clicks yang dapat menampilkan Secure Word sesuai dengan yang Anda ciptakan.

Selalu lindungi transaksi dan komputer atau gadget Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan terus bertransaksi aman melalui CIMB Clicks.

Pertanyaan seputar keamanan bertransaksi perbankan:

1. Apakah Malware itu?

Malware (singkatan dari malicious software/ program komputer yang merusak) dapat menyusup ke dalam komputer dan diciptakan untuk mencuri informasi pengguna dengan menyamar atau menyerupai sebuah website resmi dalam hal ini website bank.

2. Bagaimana saya dapat mengetahui saat komputer saya sudah terkena Malware?

  • Jika komputer Anda sudah terkena Malware, maka Anda akan diminta untuk memasukkan informasi yang sifatnya rahasia ke dalam halaman lain misalnya PIN untuk login atau halaman “verifikasi keamanan tambahan” yang mana bukan halaman resmi bank ataupun setelah melakukan transaksi, Anda dipaksa untuk log out (keluar halaman).
  • Program komputer berjalan sangat lambat, atau berhenti berfungsi.
  • Lalu lintas jaringan yang mencurigakan; koneksi internet yang lambat.
  • Peringatan dari program anti virus (anti virus yang diperbarui dapat mendeteksi Malware 75-80%).

3. Apa yang harus saya lakukan jika komputer saya sudah terkena Malware?

  • Pertama, hentikan segala aktivitas perbankan, pembelanjaan, atau aktivitas online lainnya yang melibatkan informasi sensitif (tutup browser secepatnya dan informasikan kepada pihak Bank). Pastikan program anti virus dalam keadaan aktif dan terkini. periksa (scan) komputer Anda dan biarkan anti virus menghapus virus atau malware.
  • Kedua, jika Anda mencurigai komputer Anda masih terkena virus setelah melakukan pemeriksaan (scanning) anti virus, maka sangat disarankan untuk tidak menggunakan komputer yang sama dalam melakukan transaksi perbankan online.

4. Bagaimana cara mengamankan komputer saya dari Malware?

Walaupun bank memiliki keamanan online yang terbaru, kami tetap menyarankan Anda untuk melakukan pengamanan dan melindungi terhadap akses yang tidak sah. Contoh, Anda tidak boleh memberikan informasi login pada halaman tambahan yang tiba-tiba muncul dan tutup browser segera saat Anda:

  • Mengalami kesulitan dalam mengakses akun Anda setelah memasukkan data login pada halaman resmi CIMB Niaga.
  • Menerima pesan yang menyatakan “transaksi memakan waktu 1 – 10 menit untuk selesai”, “Verifikasi keamanan sedang berlangsung” atau pesan tidak lazim lainnya.
  • Menerima beberapa petunjuk lainnya untuk memasukkan kembali informasi login Anda.
  • Dialihkan ke website lain untuk memasukkan data login Anda.

Anda juga disarankan untuk langsung menghubungi kami di Phone Banking 14041 jika Anda mengetahui adanya aktivitas-aktivitas mencurigakan seperti berikut ini:

  • Saldo Rekening Anda berubah padahal Anda tidak melakukan transfer dana atau aktivitas finansial apapun.
  • Anda menerima SMS yang berisi mPIN padahal Anda tidak melakukan aktivitas pada akun perbankan online (mPIN hanya diperlukan untuk melakukan transaksi finansial bukan login).
  • Anda menerima SMS yang menyatakan Anda telah melakukan transfer dana melalui perbankan online yang sebenarnya tidak Anda lakukan.
  • Anda dipaksa untuk keluar (log out) setelah memasukkan detil transaksi dengan mPIN.

5. Bagaimana cara Malware menyusup ke dalam komputer?

Malware dapat menyusup dengan berbagai cara, antara lain:

  • Mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas (contoh: iklan pop up yang menyatakan komputer kita telah terkena virus saat membuka sebuah website).
  • Mengunjungi halaman yang kurang terpercaya seperti website judi atau website porno (hanya http bukan https).
  • Mengklik iklan survey atau iklan hadiah gratis yang mengarahkan ke website malware.
  • Mengunduh file (film, lagu, dll) dari website yang kurang terpercaya.
  • Lampiran pada email phishing
  • Dan banyak lagi.